Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada pembukaan perdagangan Senin (13/7/2026). Mata uang Indonesia tersebut menembus level Rp18.100 per dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data Refinitiv, pada pukul 09.06 WIB rupiah tercatat melemah sebesar 0,38 persen ke posisi Rp18.110 per dolar AS. Level tersebut dicapai hanya sekitar enam menit setelah pasar dibuka.
Sebelumnya, pada pukul 09.00 WIB, rupiah telah dibuka dengan pelemahan 0,17 persen di level Rp18.075 per dolar AS.
Pergerakan tersebut berbalik arah dibandingkan perdagangan terakhir pada Jumat (10/7/2026). Saat itu, rupiah berhasil ditutup menguat pada posisi...
Jakarta – Aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras setelah menghadiri sebuah siniar bertema...
Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi sinyal bahwa konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran saat ini hampir berakhir. Namun, pandangan tersebut...
Jakarta – Serangan drone yang dilaporkan dilakukan Iran menyebabkan kerusakan pada sebuah pabrik desalinasi air di Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menyatakan serangan tersebut...
Teheran – Media televisi pemerintah Iran, sebagaimana dikutip Al Mayadeen pada Kamis (5/3/2026), melaporkan bahwa drone milik Iran telah menyerang kapal induk Amerika Serikat,...
Teheran – Kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menjadi sorotan dunia setelah muncul pernyataan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui platform...
JAKARTA – Dua armada Transjakarta terlibat kecelakaan tabrakan frontal di jalur layang Koridor 13 arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (23/2) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan...
SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi menerbitkan Surat Edaran terkait pengaturan jam operasional usaha hiburan selama Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya...
ACEH TENGAH — Fenomena lubang berukuran besar yang muncul di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan perkembangan yang mengkhawatirkan. Hingga...