Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaRegionalWarga Medan Kesulitan...

Warga Medan Kesulitan Dapat BBM, Pemerintah Siapkan Sopir Pengganti

Medan – Kelangkaan bahan bakar minyak terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Medan, Sumatera Utara. Kondisi tersebut menyebabkan antrean panjang kendaraan sejak sore hingga larut malam.

Pada Selasa malam, 14 Juli 2026, beberapa SPBU dilaporkan telah kehabisan stok Pertalite dan Pertamax. Situasi ini antara lain terjadi di SPBU Pajak Sore, SPBU Simpang Pos, serta SPBU Lau Chih yang berada di kawasan Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan.

Salah seorang pengendara bernama Leo Sembiring mengatakan dirinya harus berkeliling ke sejumlah SPBU untuk mendapatkan Pertalite. Sebelum memperoleh BBM di SPBU Ngumbang Surbakti, ia mengaku telah mendatangi empat lokasi berbeda, yakni SPBU Lau Chih, Al-Azhar, Johor, dan Lapangan Tembak.

Leo terpaksa terus mencari karena bahan bakar di kendaraannya sudah hampir habis. Setelah tiba di SPBU Ngumbang Surbakti, ia mulai mengantre sekitar pukul 18.30 WIB. Namun, hingga pukul 22.30 WIB, dirinya masih belum mendapatkan giliran pengisian.

Ia memilih tetap bertahan dalam antrean karena membutuhkan kendaraan tersebut untuk bekerja pada keesokan harinya.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyampaikan bahwa antrean panjang di sejumlah SPBU telah berlangsung selama dua hari. Menurutnya, gangguan pasokan dipicu oleh kendala distribusi setelah terjadinya pemecatan massal terhadap sejumlah sopir truk pengangkut BBM.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah berkoordinasi dengan Pertamina serta jajaran TNI dan Polri. Personel dari TNI dan Polri disiapkan untuk membantu menggantikan sementara pengemudi truk BBM yang masih dalam proses perekrutan.

Bobby menegaskan bahwa persoalan internal perusahaan tidak boleh sampai menghambat kegiatan maupun kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan akan membantu memastikan pendistribusian BBM dapat kembali berjalan.

Selain menyediakan pengemudi sementara, aparat juga akan melakukan pengamanan dan pengawasan selama proses distribusi. Pertamina saat ini masih menghitung jumlah personel yang diperlukan, sementara pemerintah daerah menyatakan siap memberikan dukungan hingga kondisi kembali normal.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...