Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaHukumRemaja Diduga Tertembak...

Remaja Diduga Tertembak Saat Pembubaran Kerumunan di Makassar

Makassar – Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan saat aparat kepolisian membubarkan kerumunan remaja yang terlibat permainan perang-perangan menggunakan senjata mainan di Kota Makassar.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Toddopuli Raya pada Minggu (1/3/2026) pagi. Insiden ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban sekaligus memunculkan sejumlah pertanyaan mengenai kronologi kejadian di lapangan.

Ibu korban, Desi Manutu (44), mengaku tidak menerima kematian putranya yang terjadi dalam peristiwa tersebut. Ia menyampaikan keberatan dan meminta penjelasan terkait insiden yang merenggut nyawa anaknya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan keluarga, kejadian bermula saat sekelompok remaja berkumpul di kawasan tersebut untuk bermain perang-perangan menggunakan senjata mainan. Aparat kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk membubarkan kerumunan tersebut.

Dalam situasi tersebut, Bertrand diduga terkena tembakan yang mengenai bagian tubuhnya hingga menyebabkan luka serius.

“Tertembak di bagian belakang tubuhnya. Kami sendiri belum mengetahui secara pasti bagaimana kejadiannya karena tidak melihat langsung,” ujar Desi Manutu saat ditemui di rumah duka, Selasa (3/3/2026).

Keluarga Terkejut

Saat kejadian berlangsung, Desi sedang berada di Jakarta. Ia awalnya menerima informasi bahwa putranya dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara setelah terjadi keributan di jalan.

Namun tidak lama kemudian, keluarga menerima kabar bahwa Bertrand meninggal dunia akibat luka tembak yang dialaminya.

Desi mengaku mempertanyakan prosedur pengamanan yang dilakukan aparat saat kejadian tersebut berlangsung.

“Saya sempat bertanya mengapa anak saya bisa terkena tembakan. Setahu saya biasanya polisi melepaskan tembakan peringatan ke udara. Saya tidak terima dengan kejadian ini,” ujarnya.

Kepergian Bertrand semakin meninggalkan kesedihan bagi keluarga. Sang ibu mengungkapkan bahwa sebelum peristiwa itu terjadi, korban sempat beberapa kali menghubunginya untuk menanyakan kapan ia akan pulang ke Makassar.

Menunggu Penjelasan Kepolisian

Hingga Selasa (3/3/2026) siang, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan salah tembak tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat Makassar. Sejumlah pihak berharap adanya penyelidikan yang transparan terkait penggunaan senjata api oleh aparat saat melakukan pembubaran kerumunan.

Berita Lainnya

WFH Sehari Kembali Diwacanakan, Pemerintah Klaim Sudah Siap Jalankan

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) tinggal menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut mayoritas kementerian dan lembaga telah menyatakan persetujuan terhadap skema...

Potongan Tarif Tol Kembali Hadir, Berlaku 26–27 Maret di Sejumlah Ruas

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026. Potongan tarif yang diberikan cukup signifikan, rata-rata sekitar 30 persen, bahkan pada beberapa ruas mencapai lebih tinggi. Kebijakan ini diterapkan selama empat hari pada sejumlah ruas tol...

Usai Torehkan Sejarah di Brasil, Veda Ega Siap Lanjutkan Tren Positif

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri ketiga Moto3 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Meski akan tampil di lintasan baru, ia tetap percaya diri mampu bersaing di papan atas. Balapan Moto3 Amerika...