Rabu, April 15, 2026

Peringatan HUT ke-479, Semarang...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi...

Indonesia Perkuat Peran Global,...

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyampaikan posisi strategis Indonesia dalam...

Semarang Mulai Rangkaian HUT...

SEMARANG - Kota Semarang akan memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 melalui launching...

Pemkot Semarang Beri Perhatian,...

SEMARANG - Rasa syukur dan apresiasi disampaikan Yovita Haryanto, korban pembegalan di Jalan...
BerandaEkonomiHarga Pangan Terjaga,...

Harga Pangan Terjaga, Inflasi Semarang Tidak Melonjak Saat Lebaran

SEMARANG – Tekanan musiman akibat lonjakan permintaan jelang dan saat Idul Fitri 2026 tidak lantas membuat inflasi di Kota Semarang membubung tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat, inflasi bulanan (month-to-month) pada Maret 2026 hanya 0,37 persen, sebuah angka yang masih dalam batas terkendali.

Tren Inflasi Tahunan Mulai Melandai

Berdasarkan rilis resmi BPS Kota Semarang, inflasi tahun kalender (Januari-Maret 2026) tercatat sebesar 0,80 persen. Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) berada di angka 3,57 persen. Yang menarik, angka ini menurun cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat mencapai 4,65 persen.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa tekanan harga mulai mereda, meskipun masyarakat masih merasakan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Penjelasan BPS: Ada Efek Low Base dari Diskon Listrik

Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono, mengungkapkan bahwa tingginya inflasi yoy pada periode Februari 2026 lebih dipengaruhi oleh faktor low base effect atau efek basis rendah. Kondisi ini terjadi karena adanya kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberlakukan pemerintah pada Februari 2025.

“Pada bulan sebelumnya inflasi year on year di Kota Semarang tercatat sebesar 4,65 persen. Hal itu utamanya dipengaruhi oleh low base effect karena adanya diskon tarif listrik pada awal 2025,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Ia menambahkan, dampak kebijakan tersebut masih membayangi dinamika inflasi hingga Maret 2026, baik secara bulanan maupun tahunan. Artinya, secara fundamental, tekanan harga riil di masyarakat tidak setinggi yang tergambar pada angka tahunan sebelumnya.

Harga Pangan Terjaga, Pemkot Lakukan Intervensi

Dari sisi pangan, kondisi di lapangan relatif lebih menggembirakan. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Semarang, M. Luthfi Eko Nugroho, menyebutkan bahwa ketersediaan barang tetap terjamin, dan harga-harga masih dalam jangkauan masyarakat.

“Alhamdulillah di sektor pangan, ketersediaan barang bisa dipastikan dan harganya masih terjangkau oleh masyarakat. Naik memang ada, tetapi tidak sampai pada level yang tidak bisa dijangkau,” katanya.

Pemerintah Kota Semarang tidak tinggal diam. Pemantauan dan intervensi terhadap komoditas penyumbang inflasi, terutama bahan pangan, terus digencarkan. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) pun diperkuat untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli warga.

Dampak dan Stabilitas Makro

Dengan capaian ini, inflasi Kota Semarang dinilai masih berada dalam koridor aman. Kondisi ini sekaligus menjadi cermin bahwa strategi pengendalian harga yang dijalankan pemerintah daerah—termasuk operasi pasar dan kerja sama dengan bulog—terbukti cukup efektif menghadapi goncangan musiman seperti Idul Fitri.

Bagi masyarakat, kabar ini memberikan sedikit ruang napas. Meski ada kenaikan harga pada sejumlah komoditas seperti daging ayam dan cabai, gejolaknya tidak berkepanjangan. Stabilitas ini diharapkan terus berlanjut pasca-Idul Fitri, seiring dengan normalisasi permintaan dan distribusi yang kembali lancar.

Berita Lainnya

Peringatan HUT ke-479, Semarang Utamakan Program Berdampak bagi Warga

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang melalui kegiatan Pembukaan HJKS atau Hari Jadi Kota Semarang, yang dipusatkan di Balai Kota Semarang, Selasa (14/4) pagi. Pembukaan ini dirangkai bersama sejumlah agenda,...

Indonesia Perkuat Peran Global, Prabowo Sampaikan Sikap di Pertemuan dengan Macron

JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyampaikan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas global serta mendorong terciptanya perdamaian dunia saat melakukan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa agenda pertemuan...

Semarang Mulai Rangkaian HUT ke-479, Fokus pada Kesehatan dan Layanan Warga

SEMARANG - Kota Semarang akan memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 melalui launching yang rencananya digelar pada Selasa (14/4) mendatang, dengan pendekatan yang lebih berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat. Tidak hanya seremoni, pembukaan ini langsung diisi dengan berbagai program...