Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...

Kecelakaan Maut di Bekasi...

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan antara Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line...
BerandaRegionalAgustina Wilujeng: Anak-Anak...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari upaya wali kota untuk menghadirkan perhatian, kasih sayang, serta ruang kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Agustina menyapa langsung para anak panti, bercengkerama, dan memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar serta berani bermimpi tinggi. Menurutnya, setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh bahagia, mendapatkan perhatian, dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Anak-anak ini adalah anak-anak kita semua. Mereka harus merasakan bahwa ada banyak orang yang peduli dan sayang kepada mereka. Saya ingin mereka bahagia, percaya diri, dan yakin bahwa mereka bisa meraih cita-cita setinggi mungkin,” ujar Agustina usai nobar, Sabtu (30/5).

Film Children of Heaven dipilih karena mengangkat kisah sederhana namun sarat makna tentang kasih sayang saudara, perjuangan hidup, kejujuran, dan keteguhan hati dalam menghadapi keterbatasan. Film ini bercerita tentang dua saudara yang harus berbagi satu pasang sepatu karena kondisi ekonomi keluarga yang sulit, namun tetap menunjukkan semangat, pengorbanan, dan cinta keluarga yang kuat.

Usai nonton bareng, Agustina menyampaikan apresiasinya terhadap karya yang dinilai mampu menghadirkan pesan kemanusiaan secara sederhana namun sangat kuat. “Film ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemewahan.Justru dari keterbatasan, kita belajar tentang pengorbanan, kasih sayang, kejujuran, dan tanggung jawab dalam keluarga. Nilai-nilai seperti inilah yang perlu terus ditanamkan kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Menurutnya, Children of Heaven bukan hanya sebuah tontonan, melainkan juga media pembelajaran yang mengajak masyarakat untuk lebih menghargai keluarga serta menumbuhkan rasa empati terhadap sesama. “Kalau anak-anak kita bisa belajar tentang empati, menghormati orang tua, menyayangi saudara, dan menghargai perjuangan orang lain, maka kita sedang membangun generasi yang kuat, bukan hanya secara intelektual tetapi juga secara moral,” tegasnya.

Suasana nobar berlangsung meriah. Gelak tawa, haru, dan antusiasme anak-anak terlihat sepanjang pemutaran film. Bagi sebagian besar peserta, kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang berkesan karena dapat menikmati hiburan edukatif sekaligus merasakan perhatian langsung dari Wali Kota Semarang.

Salah satu penonton cilik, Nabil mengaku sangat terkesan dengan cerita yang ditampilkan dalam film tersebut. “Seru banget. Kita bisa lihat perjuangan keluarga. Dapat pesan tentang perjuangan seorang kakak terhadap adiknya. Kakaknya banyak berkorban dan selalu mengalah untuk adiknya,” ungkap Nabil.

Sedangkan pengasuh Panti Asuhan At Taqwa Meteseh, Anikoh menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan Wali Kota Semarang. Menurutnya, perhatian seperti ini memiliki arti besar bagi anak-anak karena membuat mereka merasa diperhatikan dan menjadi bagian dari keluarga besar Kota Semarang.

Kegiatan nobar tersebut sekaligus menegaskan komitmen Agustina dalam membangun Kota Semarang yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial dan perlindungan bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak yatim. Melalui sentuhan-sentuhan kemanusiaan seperti ini, pihaknya ingin memastikan tidak ada anak yang merasa sendiri dalam menjalani masa tumbuh kembangnya.

“Semarang adalah rumah bersama. Anak-anak yatim juga bagian dari keluarga besar Kota Semarang. Sudah menjadi tanggung jawab kita untuk hadir, memberikan perhatian, dan memastikan mereka tumbuh dengan penuh harapan,” pungkas Agustina.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...

Arus Modal Asing dan Yield AS Tekan Nilai Tukar Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi, rupiah melemah sekitar 0,39 persen hingga menyentuh level Rp17.597 per dolar AS. Sebelumnya, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu (13/5) tercatat...