Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...
BerandaHukumMotif Sementara Asmara,...

Motif Sementara Asmara, Polisi Proses Pelaku Pembacokan di UIN Suska Riau

Pekanbaru – Aparat kepolisian mengungkap motif pembacokan terhadap mahasiswi UIN Suska Riau berinisial F (23) yang diduga dilakukan oleh seorang mahasiswa berinisial R (21). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tindakan kekerasan tersebut dipicu persoalan asmara karena pelaku tidak terima cintanya ditolak.

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Anggi Rian menyatakan korban dan pelaku saling mengenal. Menurutnya, pelaku datang ke kampus dengan niat menyerang korban.

“Pelaku dan korban saling mengenal. Pelaku datang dengan maksud menganiaya korban,” ujar Anggi Rian, Jumat (27/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di lantai dua Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, korban tengah menunggu giliran sidang skripsi. Tiba-tiba pelaku menghampiri dan langsung menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Dari keterangan polisi, pelaku membawa kampak dan parang saat mendatangi kampus. Namun, dalam kejadian tersebut hanya kampak yang digunakan untuk melukai korban.

Akibat serangan itu, korban mengalami luka serius dan sempat bersimbah darah. Beruntung, korban segera mendapat pertolongan dan pelaku berhasil diamankan aparat.

Polisi menyebutkan pelaku diduga telah merencanakan aksinya sebelum datang ke lokasi. Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut, termasuk motif dan kondisi psikologis pelaku.

Perkara ini ditangani Polsek Bina Widya dan Polresta Pekanbaru untuk proses hukum lebih lanjut.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...