Kamis, Januari 29, 2026

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU...

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai...

Agustina Resmikan Pasar Ikan...

SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Pasar Ikan Rejomulyo di Kecamatan...

Dukung Mobilitas Warga, Jembatan...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah...

Pendapatan dan Belanja Daerah...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang...
BerandaBudayaWali Kota Semarang...

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Puji Dukungan Masyarakat Mewujudkan Semarang Wegah Nyampah

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri sesi diskusi dan pelatihan bertema “Olah Sampah Organik Jadi Berkah” yang diselenggarakan oleh Rotary Club of Semarang Bimasena di Panti Wreda, Wisma Lansia Harapan Asri, Banyumanik, Sabtu (13/9). Agustina mengapresiasi kontribusi masyarakat dalam pengelolaan sampah yang menjadi program unggulan prioritas Kota Semarang yakni Semarang Bersih.

“Secara mandiri, masyarakat melakukan pelatihan dan mengikuti gerakan pemerintah Kota untuk Semarang Wegah Nyampah. Itu luar biasa, saya terharu. Makanya di tengah-tengah kegiatan apapun kalau saya menyapa, pasti ini menjadi semangat,” ujar Agustina.

Semangat dari acara ini adalah mengurangi sampah yang dibuang langsung ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA dan menciptakan ekonomi sirkular dari pengelolaan sampah. Pendapatan dari penjualan sampah ini akan semakin meningkat dengan adanya pelatihan seperti ini.

“Ketika dulu, orang mengumpulkan kertas, mengumpulkan botol, itu disebut profesinya sebagai apa? Mulung. Bakul rosok. Hari ini, kita berdiri dengan bangga, ‘Saya ini menyelamatkan bumi.’ Penjaga masa depan. Mari kita ceritakan itu,” kata Agustina.

Pada kesempatan tersebut, Agustina menjelaskan rencana dalam dua tahun ke depan, bahwa Kota Semarang akan memiliki teknologi pengolahan sampah yang dapat diubah menjadi energi listrik. TPA Jatibarang dapat menampung minimal 1000 ton sampah per hari untuk diolah menjadi listrik. Salah satu fasilitas yang akan disediakan adalah insinerator, yang dapat meminimalkan bau sampah sehingga sangat bermanfaat bagi warga yang tinggal di sekitar TPA Jatibarang.

Selain itu, untuk mengubah persepsi negatif masyarakat terhadap kawasan TPA Jatibarang, akses menuju TPA namanya diubah menjadi Jalan YB Mangunwijaya. Harapannya, tempat tersebut agar tumbuh menjadi kawasan yang lebih rapi dan penuh harapan perkembangan ekonomi.

Agustina berharap, akan ada banyak LSM atau organisasi-organisasi lain yang tergerak untuk menyediakan pelatihan mengolah sampah maupun kegiatan serupa. Atau bisa juga mempertemukan seluruh aktivis-aktivis yang ada di masyarakat untuk sharing.

“Terima kasih karena sudah menjadi bagian dari penyelamatan bumi dan masa depan,” tandasnya. (*)

Reporter: Ismu Puruhito

Berita Lainnya

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Respon Cepat Banjir: Pemkot Semarang Dirikan Dapur Umum Bantu Warga Terdampak Penuhi Kebutuhan Pangan

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat mendirikan posko dapur umum di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Gayamsari, Kecamatan Pedurungan, dan Kecamatan Genuk, sebagai respons terhadap banjir yang melanda wilayah tersebut. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengatakan langkah ini...

Tinjau Korban Rumah Roboh, Wali kota Agustina Pastikan Pendidikan Anak Terjamin

SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengunjungi kediaman almarhumah Mega Gita Safitri korban rumah roboh di Jalan Pedamaran, Gang Buntu No. 10 RT 04 RW 05, Kauman Semarang Tengah, pada Jumat (31/10). Sebelumnya, Mega merupakan korban meninggal akibat...