Sabtu, Juni 13, 2026

Tak Hanya Administrasi, Dana...

SEMARANG – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng mulai membuka pengajuan pencairan Bantuan Operasional...

WTP ke-10 Perkuat Fondasi...

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian...

Jelang Porprov 2026, Stadion...

SEMARANG – Komitmen Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dalam menghadirkan fasilitas publik yang...

Agustina Wilujeng Pramestuti Dorong...

SEMARANG - Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP)...
BerandaRegionalWarga Bahu-Membahu Padamkan...

Warga Bahu-Membahu Padamkan Api, Agustina: Guyub Rukun Harus Terus Dijaga

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, hadir langsung meninjau warga terdampak musibah kebakaran di kawasan permukiman padat Jalan Grajen Karang Loo, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Semarang Tengah, Jumat (12/6). Kehadiran ini dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana serta penyaluran bantuan berjalan dengan baik di lapangan.

Agustina menjelaskan bahwa kehadiran jajaran pemerintah kota di tengah warga terdampak merupakan bentuk empati dan dukungan psikologis. Prioritas utamanya adalah memberikan penguatan moril agar korban bencana dapat segera bangkit.

“Saat ada warga yang tertimpa musibah, kita hadir untuk memberikan dukungan. Namun yang tidak kalah penting, kehadiran ini sebenarnya lebih pada memberikan dukungan moril kepada mereka yang sedang menghadapi masa sulit,” ujar Agustina.

Rumah huni yang terbakar pada Kamis (4/6) lalu akibat korsleting listrik diketahui dihuni oleh tiga kepala keluarga, termasuk di antaranya keluarga, Memet. Langkah cepat jajaran pemerintah kota dalam mengawal pemulihan pascabencana tersebut mendapat respons positif dari pihak keluarga terdampak.

Perwakilan keluarga korban, Wawan, menyatakan rasa terima kasih atas kepedulian penuh yang ditunjukkan oleh jajaran Pemkot Semarang. Seluruh elemen mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat kelurahan, kecamatan, hingga anggota DPRD dinilai sangat membantu dalam memfasilitasi kelanjutan pembangunan kembali rumah tinggal mereka.

“Pemerintah Kota Semarang sangat membantu sekali untuk bantuannya di segala lingkungan. Dari ASN kelurahan, kecamatan, sampai anggota DPRD juga sangat membantu untuk kelanjutan pembangunan di rumah saya yang terdampak musibah kebakaran,” kata Wawan.

Selain menyerahkan bantuan stimulan, kehadiran Wali Kota Semarang di lokasi tersebut secara khusus menjadi bentuk apresiasi terhadap solidaritas masyarakat sekitar. Langkah spontan para tetangga yang bahu-membahu melokalisir api saat kejadian dinilai berhasil mencegah dampak kebakaran meluas.

“Tentu ucapan terima kasih saya kepada warga sekitar yang guyup rukun. Mereka tidak hanya mengantisipasi bencana lebih meluas, tetapi juga menjaga para korban bencana ini tetap dapat menjalankan kehidupan sehari-harinya. Saya kira guyub rukun masyarakat Kota Semarang ini yang harus terus kita jaga,” pungkas Agustina.

Berita Lainnya

Tak Hanya Administrasi, Dana BOP RT Kini Bisa Dukung Kegiatan Sosial, Budaya, dan Lingkungan

SEMARANG – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng mulai membuka pengajuan pencairan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT sebesar Rp25 juta per RT per tahun. Pencairan bantuan tersebut ditargetkan mulai terealisasi pada akhir Juni 2026. Agustina mengatakan para pengurus RT sudah bisa...

WTP ke-10 Perkuat Fondasi Pembangunan Semarang, Agustina Fokuskan APBD untuk Kesejahteraan Warga

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi bukti bahwa tata kelola keuangan Kota Semarang...

Jelang Porprov 2026, Stadion Tri Lomba Juang Dipoles Total Selama Tiga Bulan

SEMARANG – Komitmen Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dalam menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas kembali ditunjukkan melalui pembenahan menyeluruh Stadion Tri Lomba Juang (TLJ). Demi menghadirkan sarana olahraga yang lebih representatif bagi masyarakat dan atlet, Pemerintah Kota atau Pemkot...