Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaRegionalPrioritaskan Ruas Mendesak,...

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU Targetkan Perbaikan Jalan Tuntas Bertahap

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai melakukan penambalan jalan berlubang yang ada di beberapa ruas jalan di ibu kota Jawa Tengah ini.

Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan penambalan jalan berlubang ini menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menjawab aduan masyarakat akan banyaknya jalan berlubang.

“Ini kan banyak aduan yang masuk soal jalan berlubang dan ini jadi kewajiban kita, jadi langsung kita tindak lanjuti,” kata Suwarto pada Senin (26/1).

Dirinya menyebut ada beberapa titik jalan berlubang yang membutuhkan penambalan segera seperti di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Prof Hamka Ngaliyan.

“Kita prioritaskan yang urgent dulu ya, di Jalan Soekarno Hatta dan Prof Hamka itu yang banyak aduan juga,” ujarnya.

Suwarto menjelaskan penambalan ini sengaja dilakukan sesuai prioritas kebutuhan. Sedangkan untuk aspal AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course) yang merupakan lapisan aspal paling atas tidak bisa disimpan sebagai stok.

Ia mengatakan penambalan jalan berlubang tersebut dimulai per Senin, 26 Januari 2026 ini. Harapannya, stok aspal yang dimiliki DPU masih bisa melanjutkan untuk penambalan di lokasi lain.

Diakui Suwarto untuk kendala dalam proses penambalan ini adalah cuaca, apalagi jika curah hujan cukup tinggi menerjang, namun jika penambalan tidak dilakukan sesegera mungkin, maka akan mengancam keselamatan pengguna jalan.

“Kita tidak bisa menunggu setelah musim hujan, karena ini kan banyak yang berlubang. Aspal ini kan suhunya di atas 100 derajat celsius jadi memang masih aman tapi memang lebih baiknya saat tidak hujan,” terangnya.

Lebih lanjut, untuk perbaikan jalan rusak di Kota Semarang DPU telah mengalokasikan anggaran senilai Rp50 miliar. Nantinya pengerjaan jalan rusak akan dilakukan lelang kepada pihak ke tiga. Nantinya setelah ada pemenang lelang maka diharapkan setelah musim hujan berakhir, pengerjaan jalan rusak mulai dilakukan oleh pemenang lelang.

“Harapannya segera dilakukan lelang di bulan Februari semoga bisa terkejar atau awal Maret agar pelaksanaannya setelah musim hujan selesai. Maret atau April sudah bisa dilakukan proses pengerjaan sebelum (APBD) perubahan semua tuntas,” kata dia.

Selain itu, Pemkot Semarang pada tahun ini juga melakukan perbaikan jalan yang menjadi konektivitas atau penghubung antar wilayah seperti jalan ke arah Demak, Ungaran maupun Kendal.

“Yang jadi konektivitas wilayah juga kita masukkan daftar perbaikan. Ada beberapa ruas jalan yang harus kita beton maupun overlay (penambahan lapisan),” terangnya.

Diakui Suwarto dengan nilai anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pengerjaan se Kota Semarang dinilai masih jauh dari sempurna. Namun pihaknya tetap akan memprioritaskan jalan-jalan yang benar-benar membutuhkan perbaikan terlebih dahulu.

“Karena luas Semarang yang seperti masih jauh apalagi ada jalan di pinggiran kota Semarang yang harus ditingkatkan jadi tidak hanya overlay tapi juga perkerasan dulu baru overlay nanti kita satukan jadi satu RAB dilelang jadi nanti sekaligus pelaksanaan dari pihak ke tiga semua,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

SEMARANG – Kota Semarang dinilai telah mencapai level kematangan sosial ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek...

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur hingga 6 Kilometer

SEMARANG — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (14/2) pagi. Letusan tersebut memicu awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai enam kilometer dari puncak kawah. Petugas Pos Pengamatan Gunung...

Dugderan 2026 Ditargetkan Jadi Magnet Wisata Budaya Nasional dan Internasional

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2) mendatang. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena berdekatan...