Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...
BerandaNasionalTiga Mahasiswa Diamankan...

Tiga Mahasiswa Diamankan Saat Aksi di Mapolda DIY, Diserahkan ke Pihak Kampus

Yogyakarta – Aksi penyampaian aspirasi di depan Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sempat memanas dan diwarnai kericuhan, termasuk perusakan pagar sisi timur Mapolda. Namun, aparat kepolisian berhasil mengendalikan situasi hingga kondisi kembali aman dan tertib.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Ihsan, menyatakan pihaknya menyayangkan aksi yang berujung pada tindakan perusakan tersebut. Meski demikian, ia memastikan kondisi di lapangan dapat segera ditangani petugas.

Menurut Ihsan, aksi tersebut dipicu oleh insiden yang melibatkan anggota Brimob Polda Maluku, Bripda MS, yang menyebabkan seorang remaja berinisial AT (14) meninggal dunia di Tual, Maluku. Polda DIY turut menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut dan berharap keluarga korban diberikan ketabahan.

Ia juga mengapresiasi masyarakat DIY, termasuk unsur Jaga Warga, yang turut berperan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan pengamanan, kata dia, dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal serta budaya Jawa.

Dalam pengamanan aksi, petugas sempat mengamankan tiga mahasiswa. Setelah dilakukan koordinasi dengan pihak kampus, ketiganya diserahkan kepada rektorat sekitar pukul 22.30 WIB.

Ihsan menegaskan bahwa tidak ada penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan selama pengamanan berlangsung. Ia juga memastikan petugas tidak membawa senjata, dan suara letupan yang terdengar di lokasi berasal dari petasan milik peserta aksi.

Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY telah kembali kondusif dan arus lalu lintas di sekitar lokasi pun berjalan normal.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...