Senin, Juli 20, 2026

Puluhan Rumah Terbakar akibat...

Jakarta – Bentrokan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Adonara, Kabupaten...

Ferran Torres Jadi Pahlawan...

East Rutherford – Tim Nasional Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan...

DPR Desak Tim Khusus...

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, meminta Tim Khusus (Timsus) atau Tim...

Trump Saksikan Langsung Final...

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final...
BerandaRegionalSejumlah Titik Terdampak...

Sejumlah Titik Terdampak Cuaca Buruk, Pemkot Semarang Perkuat Kesiapsiagaan

Gerak Cepat, Disperkim Evakuasi Pohon Tumbang

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bergerak cepat menangani dampak yang terjadi akibat hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah di Kota Semarang, pada Rabu (18/2). Cuaca ekstrem ini menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik yang sempat berujung pada terhambatnya arus lalu lintas.

Berdasarkan laporan yang diterima, insiden pohon tumbang terjadi di sejumlah lokasi, antara lain di depan RSUD KRMT Wongsonegoro, Jalan Suratmo samping BNI, depan Posko PMK Induk yang bahkan mengenai kendaraan yang terparkir, serta menimpa rumah warga di Tambak Boyo. Cuaca buruk tersebut juga mengakibatkan baliho di Kebonharjo roboh dan atap dapur SPPG di Mangkang Kulon terangkat akibat terpaan angin kencang.

Melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) bersama perangkat daerah terkait, penanganan langsung dilakukan dengan mengevakuasi pohon tumbang serta membersihkan material yang menutup akses jalan. Upaya ini dilakukan guna memastikan keselamatan warga dan memulihkan kondisi di lapangan agar aktivitas masyarakat khususnya pengguna jalan kembali normal.

Respons cepat ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu. Pemerintah Kota Semarang juga melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan, khususnya kawasan dengan pepohonan besar dan area yang sebelumnya tercatat memiliki kerentanan saat terjadi hujan lebat dan angin kencang.

“Kami telah melakukan sosialisasi melalui media sosial agar masyarakat tidak parkir maupun berteduh di bawah pohon saat hujan lebat dan angin kencang. Selain itu, sebagai langkah mitigasi, dalam beberapa bulan terakhir, Disperkim telah merapikan dan memangkas pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang, khususnya di kawasan dengan intensitas aktivitas masyarakat tinggi,” ujar Murni Ediati, Kepala Disperkim Kota Semarang.

Ia menambahkan, masyarakat dapat berperan aktif dengan menyampaikan laporan apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar.

“Laporan bisa disampaikan melalui Lapor Semar, surat aduan kepada Pemkot Semarang melalui Wali Kota maupun Disperkim, atau melalui media sosial resmi Disperkim agar dapat segera kami tindak lanjuti,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Puluhan Rumah Terbakar akibat Bentrokan Dua Desa di Adonara

Jakarta – Bentrokan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali terjadi. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima warga mengalami luka ringan, dan 20 rumah terbakar. Konflik pecah pada...

Ferran Torres Jadi Pahlawan Kemenangan Spanyol atas Argentina

East Rutherford – Tim Nasional Spanyol berhasil menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor tipis 1-0 melalui pertandingan yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu. Dalam laga final yang digelar di New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB,...

DPR Desak Tim Khusus Kejagung Buka Proses Penyidikan Kasus Febrie kepada Publik

Anggota Komisi III DPR RI, Soedeson Tandra, meminta Tim Khusus (Timsus) atau Tim 9 yang dibentuk Kejaksaan Agung (Kejagung) menjalankan penyidikan kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, secara terbuka, profesional,...