Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...
BerandaRegionalPosko Kemanusiaan Lebaran...

Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 di Semarang Beroperasi 13–20 Maret, Layani Pemudik Gratis

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mendirikan Posko Kemanusiaan Lebaran 2026 untuk memberikan pelayanan dan bantuan bagi para pemudik yang melintas di wilayah Kota Semarang. Posko tersebut mulai beroperasi pada 13 hingga 20 Maret 2026.

Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P. Martantono, mengatakan bahwa terdapat dua titik posko utama yang disiapkan untuk melayani pemudik, khususnya yang menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.

“Jadi ada dua titik posko. Yang pertama berada di halaman Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah di Jalan Setiabudi, tepatnya di seberang Batalyon Arhanud Banteng Raiders. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak pemudik roda dua yang singgah di lokasi tersebut karena mereka tidak menggunakan jalur tol,” ujar Endro.

Menurutnya, lokasi tersebut kerap menjadi tempat singgah para pemudik yang datang dari wilayah barat Indonesia seperti Jabodetabek, Lampung, hingga Sumatera Selatan, yang melanjutkan perjalanan menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.

“Mereka yang menuju Solo, Yogyakarta, Magelang, Wonogiri hingga Sragen biasanya melintas dan beristirahat di titik tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, posko ke dua berada di Kantor BPBD Kota Semarang di Jalan Brigjen Sudiarto, kawasan Terminal Penggaron, yang juga menjadi jalur strategis perlintasan pemudik.

“Posko ke dua ada di kantor BPBD Kota Semarang di Jalan Brigjen Sudiarto, kawasan Terminal Penggaron. Jadi ada dua posko utama yang kami siapkan untuk membantu para pemudik,” katanya.

Endro menuturkan, keberadaan Posko Kemanusiaan Lebaran ini diharapkan dapat membantu kelancaran arus mudik sekaligus memberikan pelayanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat istirahat maupun bantuan darurat selama perjalanan.

“Harapan kami posko ini bisa membantu memperlancar arus mudik, khususnya bagi pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor. Semua pelayanan yang kami sediakan bersifat gratis,” ujarnya.

Berbagai fasilitas disiapkan di posko tersebut, antara lain layanan pengecekan kendaraan gratis, mekanik darurat, hingga bantuan penanganan kendaraan mogok bagi pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.

“Ada layanan bengkel cek kendaraan gratis. Bahkan jika ada kendaraan mogok, kami juga siap membantu penanganannya seperti yang sudah kami lakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Selain itu, BPBD juga menyediakan fasilitas tempat istirahat bagi pemudik dengan kapasitas hingga 10 tempat tidur, layanan makan dan minum gratis untuk sahur maupun berbuka puasa, dapur umum, layanan kesehatan, serta akses Wi-Fi gratis.

Menurut Endro, keberadaan posko ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Semarang dalam menghadirkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan humanis bagi masyarakat yang melintas di Kota Semarang.

“Ini menunjukkan bahwa Kota Semarang selalu siap menyambut dan melayani para pemudik yang melintas. Kami ingin mewujudkan mudik Lebaran 2026 yang aman, nyaman, dan penuh kepedulian,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...