Jumat, Juli 17, 2026

Trump Saksikan Langsung Final...

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final...

Pertamina Resmi Turunkan Harga...

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak...

Argentina Comeback atas Inggris,...

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026....

Sidang Budiman Digelar Akhir...

Jakarta – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan sidang...
BerandaNasionalDampak Konflik Global,...

Dampak Konflik Global, Pemerintah Amankan Stok dan Subsidi BBM

Jakarta — Pemerintah terus mencari langkah strategis untuk menghadapi dampak krisis bahan bakar minyak (BBM) global yang dipicu ketegangan geopolitik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan upaya tersebut difokuskan pada menjaga ketersediaan pasokan serta stabilitas harga di dalam negeri.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini harga BBM di Indonesia masih relatif stabil, meskipun banyak negara terdampak kenaikan akibat konflik internasional. Pemerintah, kata dia, terus berupaya memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Selain menjaga harga, pemerintah juga melakukan berbagai langkah antisipatif, terutama dalam hal pengamanan suplai. Salah satunya dengan membuka opsi kerja sama pasokan minyak dari berbagai negara untuk mengurangi risiko gangguan distribusi.

Menurut Bahlil, situasi geopolitik saat ini sulit diprediksi. Oleh karena itu, pemerintah bergerak cepat untuk mencari sumber energi alternatif sekaligus mengoptimalkan potensi energi dalam negeri.

Arahan tersebut, lanjutnya, merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden agar pemerintah segera memastikan ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global.

Di sisi lain, Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah sekitar 20 persen, yang sebagian besar melalui jalur Selat Hormuz. Kondisi ini menjadi perhatian karena kawasan tersebut terdampak konflik dan berpotensi mengganggu distribusi.

Meski demikian, pemerintah mulai mengkaji sumber pasokan lain yang dinilai lebih aman. Sementara untuk kebutuhan dalam negeri, produksi solar sudah dapat dipenuhi tanpa impor, sedangkan untuk bensin masih mengandalkan sekitar 50 persen dari luar negeri.

Pemerintah juga menegaskan belum ada rencana kenaikan harga BBM bersubsidi. Kementerian ESDM bersama Kementerian Keuangan tengah merumuskan skema subsidi agar dampak krisis tidak membebani masyarakat.

Bahlil menegaskan, pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat di tengah situasi global yang tidak menentu, dengan memastikan kebijakan energi tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Berita Lainnya

Trump Saksikan Langsung Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Kamis (16/7/2026)....

Pertamina Resmi Turunkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai efektif sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tersebut membuat beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya. Salah satu produk...

Argentina Comeback atas Inggris, Tantang Spanyol di Final

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026. Laga tersebut akan berlangsung di New York-New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026. Argentina memastikan tempat di final setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 pada pertandingan...