Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaNasionalPuluhan Rumah Terbakar...

Puluhan Rumah Terbakar akibat Bentrokan Dua Desa di Adonara

Jakarta – Bentrokan antara warga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali terjadi. Insiden tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima warga mengalami luka ringan, dan 20 rumah terbakar.

Konflik pecah pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Perselisihan antara warga kedua desa diketahui telah berlangsung cukup lama dan diduga dipicu oleh sengketa kepemilikan tanah adat yang belum menemukan penyelesaian.

Pemerintah Kabupaten Flores Timur sebelumnya telah berupaya memediasi kedua pihak. Namun, bentrokan kembali terjadi. Pada 9 Mei lalu, konflik serupa juga menyebabkan belasan rumah terbakar dan tujuh warga terluka akibat terkena peluru hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Berikut empat fakta terkait bentrokan tersebut:

1. Tiga Orang Meninggal Dunia

Sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat bentrokan tersebut. Dua korban berasal dari Lewonara, Desa Narasaosina, sedangkan satu korban lainnya berasal dari Belle, Desa Waiburak.

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, mengatakan dua korban telah dimakamkan pada Sabtu. Sementara itu, satu korban lainnya yang baru berhasil dievakuasi dijadwalkan dimakamkan pada Minggu (19/7/2026).

2. Sebanyak 20 Rumah Terbakar

Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer A. Kalelado, menyampaikan bahwa bentrokan tersebut tidak hanya menewaskan tiga orang, tetapi juga menyebabkan lima warga mengalami luka ringan.

Selain itu, sebanyak 20 rumah warga dilaporkan terbakar akibat konflik tersebut. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendataan untuk memastikan jumlah korban dan kerusakan yang ditimbulkan.

3. Guru dan Siswa Dievakuasi Melalui Jalur Laut

Sejumlah guru dan siswa SMPN 1 Adonara Timur harus dievakuasi melalui jalur laut karena berada di sekitar wilayah konflik. Mereka sebelumnya sedang mengikuti kegiatan perkemahan.

Sebanyak sembilan siswa dan dua guru dipulangkan lebih awal karena situasi keamanan yang semakin memanas. Para siswa yang berasal dari wilayah Belle, Desa Waiburak, dievakuasi menggunakan sampan kayu.

Kegiatan perkemahan yang seharusnya berlangsung hingga Minggu akhirnya dihentikan agar seluruh peserta dapat segera kembali ke rumah masing-masing dengan aman.

4. Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

Personel gabungan TNI dan Polri masih ditempatkan di wilayah Adonara Timur untuk menjaga keamanan setelah bentrokan. Penjagaan akan terus dilakukan hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman dan terkendali.

Kepolisian meminta masyarakat tetap tenang, menjaga ketertiban, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar atau informasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat juga diimbau untuk mengutamakan persaudaraan, menyelesaikan permasalahan dengan kepala dingin, dan menyerahkan proses penanganan konflik kepada pihak berwenang agar situasi di Adonara Timur kembali damai dan kondusif.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...