Jumat, Juli 17, 2026

Trump Saksikan Langsung Final...

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final...

Pertamina Resmi Turunkan Harga...

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak...

Argentina Comeback atas Inggris,...

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026....

Sidang Budiman Digelar Akhir...

Jakarta – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan sidang...
BerandaRegionalPramono Minta Kajian...

Pramono Minta Kajian Flyover Pejompongan, Pancasila, dan Bintaro

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji pembangunan sejumlah flyover baru sebagai upaya mengurangi kemacetan di Ibu Kota. Beberapa kawasan yang dipertimbangkan menjadi lokasi prioritas antara lain Pejompongan, Pancasila, dan Bintaro.

Rencana tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah meninjau perkembangan pembangunan Flyover Latumenten di Jakarta Barat, Kamis, 2 Juli 2026.

Pramono mengatakan Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menyampaikan sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pembangunan jalan layang. Namun, penetapan lokasi proyek masih akan dibahas secara resmi dalam rapat bersama jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melalui rapat tersebut, pemerintah akan menentukan kawasan yang memiliki kebutuhan paling mendesak dan layak menjadi prioritas pembangunan.

Menurut Pramono, beberapa lokasi yang sedang dipertimbangkan meliputi kawasan Pejompongan, Pancasila, dan Bintaro. Keputusan akhir akan diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi terhadap kondisi lalu lintas dan tingkat kebutuhan di setiap wilayah.

Meski terdapat rencana pembangunan flyover baru, Pemprov DKI saat ini masih memusatkan perhatian pada penyelesaian Flyover Latumenten. Kawasan tersebut dinilai menjadi salah satu titik kemacetan yang membutuhkan penanganan segera.

Proyek Flyover Latumenten memiliki nilai investasi sekitar Rp259 miliar dan ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026.

Pembangunan jalan layang tersebut bertujuan mengatasi kemacetan yang kerap terjadi akibat perlintasan kereta api sebidang. Setelah proyek rampung, kendaraan dapat melintas melalui bagian atas flyover tanpa harus terhenti saat palang kereta ditutup.

Pemprov DKI memperkirakan keberadaan Flyover Latumenten dapat memangkas waktu perjalanan pengguna jalan hingga sekitar 15 menit. Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan konektivitas transportasi di kawasan Jakarta Barat.

Pemerintah akan menjadikan hasil pembangunan Flyover Latumenten sebagai bagian dari upaya memperbaiki jaringan jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Jakarta.

Berita Lainnya

Trump Saksikan Langsung Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Kamis (16/7/2026)....

Pertamina Resmi Turunkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai efektif sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tersebut membuat beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya. Salah satu produk...

Argentina Comeback atas Inggris, Tantang Spanyol di Final

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026. Laga tersebut akan berlangsung di New York-New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026. Argentina memastikan tempat di final setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 pada pertandingan...