Jumat, Juli 17, 2026

Trump Saksikan Langsung Final...

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final...

Pertamina Resmi Turunkan Harga...

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak...

Argentina Comeback atas Inggris,...

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026....

Sidang Budiman Digelar Akhir...

Jakarta – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjadwalkan sidang...
BerandaEkonomi55 Ribu Buruh...

55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Harga Gas Industri

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan langkah cepat untuk mengatasi persoalan tingginya harga gas industri yang dinilai berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor manufaktur.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Satgas tersebut bertugas mengoordinasikan berbagai pihak guna merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan operasional industri sekaligus melindungi tenaga kerja.

Prasetyo mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan intensif bersama para pemangku kepentingan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia memastikan keputusan terkait pasokan dan harga gas industri akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Menurutnya, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan gas bagi sektor industri tetap terpenuhi sehingga aktivitas produksi dapat berjalan normal tanpa harus melakukan pengurangan jumlah pekerja.

“Kami berharap dalam satu hingga dua hari ke depan sudah ada keputusan agar sektor industri yang membutuhkan gas dapat beroperasi sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo usai menghadiri rapat bersama DPR, Jumat (26/6).

Di sisi lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan kondisi yang dihadapi para pekerja sudah sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut sekitar 55 ribu pekerja anggota KSPSI berada dalam posisi rentan kehilangan pekerjaan akibat tingginya biaya gas yang membebani operasional perusahaan.

Menurut Andi Gani, sejumlah perusahaan mulai menghentikan aktivitas produksinya karena tidak lagi mampu menanggung biaya energi. Bahkan, salah satu perusahaan, PT Granito, telah melakukan PHK terhadap seluruh pekerjanya setelah memutuskan menghentikan operasional.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan yang sedang disiapkan agar kondisi industri tidak semakin memburuk dan gelombang PHK dapat dicegah.

“Kondisinya sudah sangat kritis. Mudah-mudahan kebijakan pemerintah yang akan diumumkan dalam waktu dekat bisa menjadi solusi,” katanya.

Sebelumnya, persoalan harga gas industri juga mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Dasco bahkan menghubungi Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, untuk meminta penjelasan mengenai langkah yang akan ditempuh dalam mengatasi persoalan tersebut.

Dalam percakapan itu, Simon menyatakan Pertamina akan segera berkoordinasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) guna mengevaluasi distribusi gas bagi sektor industri.

Selain itu, Pertamina juga berkomitmen melakukan berbagai penyesuaian agar harga gas industri menjadi lebih kompetitif sehingga dapat membantu menjaga keberlangsungan dunia usaha dan mempertahankan lapangan kerja.

Berita Lainnya

Trump Saksikan Langsung Final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife

WASHINGTON DC – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan menghadiri partai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, pada Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Kepastian tersebut disampaikan Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt pada Kamis (16/7/2026)....

Pertamina Resmi Turunkan Harga Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex

JAKARTA – PT Pertamina (Persero) masih memberlakukan penyesuaian harga sejumlah bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang mulai efektif sejak 1 Juli 2026 pukul 00.00 WIB. Penyesuaian tersebut membuat beberapa jenis BBM mengalami penurunan harga dibandingkan periode sebelumnya. Salah satu produk...

Argentina Comeback atas Inggris, Tantang Spanyol di Final

Jakarta – Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu pada partai final Piala Dunia 2026. Laga tersebut akan berlangsung di New York-New Jersey Stadium pada Senin, 20 Juli 2026. Argentina memastikan tempat di final setelah menundukkan Inggris dengan skor 2-1 pada pertandingan...