Minggu, September 27, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaEkonomi55 Ribu Buruh...

55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Harga Gas Industri

JAKARTA – Pemerintah tengah menyiapkan langkah cepat untuk mengatasi persoalan tingginya harga gas industri yang dinilai berpotensi memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai sektor manufaktur.

Untuk mempercepat penanganan, pemerintah telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi PHK yang dipimpin Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. Satgas tersebut bertugas mengoordinasikan berbagai pihak guna merumuskan kebijakan yang mampu menjaga keberlangsungan operasional industri sekaligus melindungi tenaga kerja.

Prasetyo mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan intensif bersama para pemangku kepentingan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia memastikan keputusan terkait pasokan dan harga gas industri akan segera diumumkan dalam waktu dekat.

Menurutnya, pemerintah berupaya memastikan kebutuhan gas bagi sektor industri tetap terpenuhi sehingga aktivitas produksi dapat berjalan normal tanpa harus melakukan pengurangan jumlah pekerja.

“Kami berharap dalam satu hingga dua hari ke depan sudah ada keputusan agar sektor industri yang membutuhkan gas dapat beroperasi sebagaimana mestinya,” ujar Prasetyo usai menghadiri rapat bersama DPR, Jumat (26/6).

Di sisi lain, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan kondisi yang dihadapi para pekerja sudah sangat mengkhawatirkan. Ia menyebut sekitar 55 ribu pekerja anggota KSPSI berada dalam posisi rentan kehilangan pekerjaan akibat tingginya biaya gas yang membebani operasional perusahaan.

Menurut Andi Gani, sejumlah perusahaan mulai menghentikan aktivitas produksinya karena tidak lagi mampu menanggung biaya energi. Bahkan, salah satu perusahaan, PT Granito, telah melakukan PHK terhadap seluruh pekerjanya setelah memutuskan menghentikan operasional.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan yang sedang disiapkan agar kondisi industri tidak semakin memburuk dan gelombang PHK dapat dicegah.

“Kondisinya sudah sangat kritis. Mudah-mudahan kebijakan pemerintah yang akan diumumkan dalam waktu dekat bisa menjadi solusi,” katanya.

Sebelumnya, persoalan harga gas industri juga mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Dalam kegiatan Rapat Kerja Nasional Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Dasco bahkan menghubungi Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, untuk meminta penjelasan mengenai langkah yang akan ditempuh dalam mengatasi persoalan tersebut.

Dalam percakapan itu, Simon menyatakan Pertamina akan segera berkoordinasi dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) guna mengevaluasi distribusi gas bagi sektor industri.

Selain itu, Pertamina juga berkomitmen melakukan berbagai penyesuaian agar harga gas industri menjadi lebih kompetitif sehingga dapat membantu menjaga keberlangsungan dunia usaha dan mempertahankan lapangan kerja.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...