Jumat, April 17, 2026

Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa...

SEMARANG – Kota Semarang akan menjadi panggung kebersamaan pada Jumat (17/4) esok, melalui...

Komnas Perempuan Desak Penanganan...

JAKARTA – Kasus dugaan pelecehan seksual berbasis daring yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas...

63 ASN Jadi Petugas...

SEMARANG – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang telah dilepas...

Peringatan HUT ke-479, Semarang...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi...
BerandaEkonomiHarga Pangan Terjaga,...

Harga Pangan Terjaga, Inflasi Semarang Tidak Melonjak Saat Lebaran

SEMARANG – Tekanan musiman akibat lonjakan permintaan jelang dan saat Idul Fitri 2026 tidak lantas membuat inflasi di Kota Semarang membubung tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) setempat mencatat, inflasi bulanan (month-to-month) pada Maret 2026 hanya 0,37 persen, sebuah angka yang masih dalam batas terkendali.

Tren Inflasi Tahunan Mulai Melandai

Berdasarkan rilis resmi BPS Kota Semarang, inflasi tahun kalender (Januari-Maret 2026) tercatat sebesar 0,80 persen. Sementara itu, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) berada di angka 3,57 persen. Yang menarik, angka ini menurun cukup signifikan dibandingkan bulan sebelumnya yang sempat mencapai 4,65 persen.

Penurunan ini mengindikasikan bahwa tekanan harga mulai mereda, meskipun masyarakat masih merasakan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri.

Penjelasan BPS: Ada Efek Low Base dari Diskon Listrik

Kepala BPS Kota Semarang, Rudi Cahyono, mengungkapkan bahwa tingginya inflasi yoy pada periode Februari 2026 lebih dipengaruhi oleh faktor low base effect atau efek basis rendah. Kondisi ini terjadi karena adanya kebijakan diskon tarif listrik sebesar 50 persen yang diberlakukan pemerintah pada Februari 2025.

“Pada bulan sebelumnya inflasi year on year di Kota Semarang tercatat sebesar 4,65 persen. Hal itu utamanya dipengaruhi oleh low base effect karena adanya diskon tarif listrik pada awal 2025,” ujarnya, Sabtu (4/4).

Ia menambahkan, dampak kebijakan tersebut masih membayangi dinamika inflasi hingga Maret 2026, baik secara bulanan maupun tahunan. Artinya, secara fundamental, tekanan harga riil di masyarakat tidak setinggi yang tergambar pada angka tahunan sebelumnya.

Harga Pangan Terjaga, Pemkot Lakukan Intervensi

Dari sisi pangan, kondisi di lapangan relatif lebih menggembirakan. Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Semarang, M. Luthfi Eko Nugroho, menyebutkan bahwa ketersediaan barang tetap terjamin, dan harga-harga masih dalam jangkauan masyarakat.

“Alhamdulillah di sektor pangan, ketersediaan barang bisa dipastikan dan harganya masih terjangkau oleh masyarakat. Naik memang ada, tetapi tidak sampai pada level yang tidak bisa dijangkau,” katanya.

Pemerintah Kota Semarang tidak tinggal diam. Pemantauan dan intervensi terhadap komoditas penyumbang inflasi, terutama bahan pangan, terus digencarkan. Koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) pun diperkuat untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli warga.

Dampak dan Stabilitas Makro

Dengan capaian ini, inflasi Kota Semarang dinilai masih berada dalam koridor aman. Kondisi ini sekaligus menjadi cermin bahwa strategi pengendalian harga yang dijalankan pemerintah daerah—termasuk operasi pasar dan kerja sama dengan bulog—terbukti cukup efektif menghadapi goncangan musiman seperti Idul Fitri.

Bagi masyarakat, kabar ini memberikan sedikit ruang napas. Meski ada kenaikan harga pada sejumlah komoditas seperti daging ayam dan cabai, gejolaknya tidak berkepanjangan. Stabilitas ini diharapkan terus berlanjut pasca-Idul Fitri, seiring dengan normalisasi permintaan dan distribusi yang kembali lancar.

Berita Lainnya

Pemkot Semarang Siapkan Rekayasa Lalin untuk Karnaval Paskah 2026

SEMARANG – Kota Semarang akan menjadi panggung kebersamaan pada Jumat (17/4) esok, melalui gelaran Karnaval dan Perayaan Paskah Kota Semarang 2026. Ribuan peserta dari berbagai elemen akan turun ke jalan, menghidupkan ruas Kota Lama hingga Balai Kota dalam sebuah...

Komnas Perempuan Desak Penanganan Tegas Kasus Pelecehan di FH UI

JAKARTA – Kasus dugaan pelecehan seksual berbasis daring yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menjadi perhatian luas di tingkat nasional. Perkembangan terbaru menunjukkan jumlah korban mencapai 27 orang, terdiri dari mahasiswa dan dosen. Sejumlah pihak,...

63 ASN Jadi Petugas Haji, Pemkot Semarang Pastikan Pelayanan Tetap Normal

SEMARANG – Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Semarang telah dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Pelepasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan keberangkatan petugas haji daerah yang akan mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah. Dalam momentum...