Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...
BerandaNasionalPengadaan Kendaraan Kopdes...

Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Capai Ribuan Unit, Masih Bertahap

Jakarta — Kementerian Koperasi melaporkan sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih telah menerima kendaraan operasional berupa mobil pickup yang didatangkan dari India. Penyaluran ini dilakukan seiring selesainya pembangunan fisik koperasi, termasuk gerai, gudang, dan fasilitas pendukung lainnya.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa setiap Kopdeskel Merah Putih akan dilengkapi dengan dua unit kendaraan, yakni satu mobil pickup dan satu truk untuk menunjang operasional.

Pengadaan kendaraan tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan dengan target mencapai 105 ribu unit mobil pickup. Langkah ini merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan kelengkapan fasilitas Kopdeskel Merah Putih.

Ferry menjelaskan, hingga saat ini terdapat 3.135 koperasi yang telah rampung pembangunannya secara penuh dan sudah bisa langsung memanfaatkan kendaraan operasional yang disediakan.

Distribusi kendaraan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan masing-masing koperasi. Selain itu, kebutuhan total kendaraan operasional diperkirakan mencapai sekitar 160 ribu unit, mengacu pada target pembentukan 80 ribu Kopdeskel Merah Putih di seluruh Indonesia.

Meskipun pemerintah berupaya mengutamakan produk dari industri otomotif dalam negeri, Ferry mengakui adanya kemungkinan pengadaan dari luar negeri jika kapasitas produksi nasional belum mencukupi kebutuhan.

Saat ini, fokus pemerintah adalah memastikan setiap koperasi yang telah selesai dibangun segera mendapatkan fasilitas pendukung agar bisa langsung beroperasi.

Di sisi lain, pembangunan Kopdeskel Merah Putih masih terus berlangsung. Sekitar 34 ribu unit koperasi masih dalam tahap pengerjaan, dengan target penyelesaian dalam satu hingga dua bulan ke depan, sekaligus disiapkan untuk tahap operasional.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...