Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaNasionalPengadaan Kendaraan Kopdes...

Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih Capai Ribuan Unit, Masih Bertahap

Jakarta — Kementerian Koperasi melaporkan sebanyak 3.135 Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih telah menerima kendaraan operasional berupa mobil pickup yang didatangkan dari India. Penyaluran ini dilakukan seiring selesainya pembangunan fisik koperasi, termasuk gerai, gudang, dan fasilitas pendukung lainnya.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan bahwa setiap Kopdeskel Merah Putih akan dilengkapi dengan dua unit kendaraan, yakni satu mobil pickup dan satu truk untuk menunjang operasional.

Pengadaan kendaraan tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan dengan target mencapai 105 ribu unit mobil pickup. Langkah ini merujuk pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan kelengkapan fasilitas Kopdeskel Merah Putih.

Ferry menjelaskan, hingga saat ini terdapat 3.135 koperasi yang telah rampung pembangunannya secara penuh dan sudah bisa langsung memanfaatkan kendaraan operasional yang disediakan.

Distribusi kendaraan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan masing-masing koperasi. Selain itu, kebutuhan total kendaraan operasional diperkirakan mencapai sekitar 160 ribu unit, mengacu pada target pembentukan 80 ribu Kopdeskel Merah Putih di seluruh Indonesia.

Meskipun pemerintah berupaya mengutamakan produk dari industri otomotif dalam negeri, Ferry mengakui adanya kemungkinan pengadaan dari luar negeri jika kapasitas produksi nasional belum mencukupi kebutuhan.

Saat ini, fokus pemerintah adalah memastikan setiap koperasi yang telah selesai dibangun segera mendapatkan fasilitas pendukung agar bisa langsung beroperasi.

Di sisi lain, pembangunan Kopdeskel Merah Putih masih terus berlangsung. Sekitar 34 ribu unit koperasi masih dalam tahap pengerjaan, dengan target penyelesaian dalam satu hingga dua bulan ke depan, sekaligus disiapkan untuk tahap operasional.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...