Selasa, Juni 2, 2026

Waduh! Rupiah Loyo Dekati...

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan...

Beban Berat Hilir: Pemkot...

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob...

Arus Modal Asing dan...

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali mengalami tekanan. Berdasarkan data Investasi,...
BerandaRegionalPemkot Imbau Warga...

Pemkot Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Usai Puting Beliung di Gisikdrono

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, pada Rabu (25/2).

Kerusakan rumah warga tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Semarang Barat pada sore hingga malam hari. Kondisi cuaca ekstrem itu menyebabkan bagian atap rumah warga rusak, hingga sebagian material bangunan roboh.

Dalam tinjauannya, Agustina menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga dan aparatur wilayah.

“Kami menerima laporan adanya rumah warga di Gisikdrono yang terdampak angin kencang disertai hujan deras. Malam itu juga jajaran kecamatan, kelurahan, BPBD, serta dinas terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, kerusakan meliputi atap rumah terlepas, kerusakan struktur ringan hingga sedang, serta perlunya perbaikan pada bagian bangunan yang terdampak langsung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Langkah cepat yang telah diambil Pemkot Semarang antara lain pendataan kerusakan, penyaluran bantuan logistik darurat, serta distribusi terpal untuk melindungi bagian rumah yang rusak dari hujan susulan.

“Kami pastikan warga yang terdampak akan mendapat bantuan sesuai ketentuan. Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah,” tegas Agustina.

Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diminta memastikan kondisi atap rumah aman, memangkas dahan pohon rawan tumbang, serta segera melapor ke perangkat wilayah jika menemukan potensi bahaya.

“Kita tidak bisa menghindari cuaca ekstrem, tetapi kita bisa meminimalkan dampaknya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci,” pungkasnya.

Dengan respons cepat di lapangan, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memastikan keselamatan warga sekaligus memperkuat ketahanan kota terhadap risiko bencana hidrometeorologi.

Berita Lainnya

Waduh! Rupiah Loyo Dekati Rp18.000 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Ini Penyebabnya

Jakarta — Setelah libur panjang, nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Selasa (2/6) pagi. Mata uang Indonesia terkoreksi sebesar 0,42 persen atau turun 74 poin, sehingga posisinya kini berada di level Rp17.879 per dolar AS. Kondisi pasar di Asia...

Agustina Wilujeng: Anak-Anak Yatim Adalah Keluarga Besar Kota Semarang yang Harus Dijaga dan Disayangi

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak yatim dengan mengajak 96 anak dari Panti Asuhan At Taqwa Meteseh menonton bersama film Children of Heaven. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keceriaan tersebut menjadi bagian dari...

Beban Berat Hilir: Pemkot Semarang Ungkap Alasan Kawasan Genuk dan Muktiharjo Kerap Terendam Banjir

GROBOGAN – Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa penanganan bencana banjir dan fenomena rob tidak bisa diselesaikan secara sepihak oleh satu wilayah saja. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri acara Rembug Pembangunan Provinsi Jawa...