Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaPendidikanGedung Perpustakaan Baru...

Gedung Perpustakaan Baru Semarang Ditargetkan Layani 400 Pengunjung per Hari

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) membangun gedung perpustakaan baru yang berlokasi di Srondol, Kecamatan Banyumanik. Di atas lahan seluas 1.019 meter persegi, gedung perpustakaan ini memiliki empat lantai.

Kepala Dinas Arpus Kota Semarang, Bambang Suranggono menyebut bangunan perpustakaan empat lantai tersebut terdiri dari basement untuk tempat parkir, lantai 1 untuk area peminjaman buku, lantai 2 merupakan ruang baca, ruang budaya, mini cafe dan co-working space. Lantai 3 merupakan ruang audio visual, dan ada rooftop yang bisa menjadi tempat diskusi.

“Ada 4 lantai, bahkan kita sediakan mini cafe jadi lebih nyaman, baca buku, berdiskusi bisa sambil pesan kopi. Ada rooftop-nya juga,” kata Bambang di Perpustakaan Kota Semarang, Senin (2/2).

Bambang menyebut kunjungan perpustakaan ditargetkan dalam sehari 350-400 pemustaka, istilah untuk orang yang datang ke perpustakaan. Bahkan ruang audio visual yang disediakan bisa menampung hingga 80 orang.

“Ruang audio visual ini bisa untuk menyaksikan film pendek atau film yang bersumber dari buku,” imbuhnya.

Perpustakaan ini nantinya akan dibuka untuk masyarakat mulai jam 08.00 hingga 21.00 WIB. Nantinya petugas yang ada di perpustakaan akan diberlakukan sistem kerja shift.

Bahkan rencananya, lanjut Bambang, akan disiapkan petugas yang bisa berbahasa asing sehingga bisa mendampingi pemustaka yang berasal dari manca negara.

“Termasuk mereka (petugas) sudah kami seleksi ada yang mampu mendampingi dengan berbahasa asing karena koleksinya ini juga ada koleksi dengan bahasa Arab, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, lebih banyak lagi bahasa Inggris. Harapannya masyarakat bisa lebih nyaman,” tuturnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan pembangunan gedung perpustakaan tahap pertama yakni struktur bangunan telah selesai pada Desember 2025 dengan anggaran dari APBD Kota Semarang senilai Rp200 juta dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN sebesar Rp7,8 miliar.

Sementara untuk pembangunan tahap ke dua yang meliputi interior, mebeler dan buku-buku telah disiapkan anggaran dari APBD Kota Semarang sebesar Rp5,3 Miliar.

“Kegiatan interior ini desainnya disesuaikan dengan kondisi Kota Semarang yaitu yang njawani dan menjadi identitas Kota Semarang. Harapan kami di Februari sampai dengan Maret ini selesai lelang interiornya dan pembangunannya kurang lebih 3 bulan. Mungkin mulai akhir Maret dan Juni sudah benar-benar sempurna,” tandasnya.

Berita Lainnya

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

SEMARANG – Kota Semarang dinilai telah mencapai level kematangan sosial ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek...

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur hingga 6 Kilometer

SEMARANG — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (14/2) pagi. Letusan tersebut memicu awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai enam kilometer dari puncak kawah. Petugas Pos Pengamatan Gunung...

Dugderan 2026 Ditargetkan Jadi Magnet Wisata Budaya Nasional dan Internasional

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2) mendatang. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena berdekatan...