Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaRegionalPemkot Imbau Warga...

Pemkot Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem Usai Puting Beliung di Gisikdrono

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung rumah warga yang mengalami kerusakan akibat angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, pada Rabu (25/2).

Kerusakan rumah warga tersebut dipicu hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang yang melanda wilayah Semarang Barat pada sore hingga malam hari. Kondisi cuaca ekstrem itu menyebabkan bagian atap rumah warga rusak, hingga sebagian material bangunan roboh.

Dalam tinjauannya, Agustina menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat begitu menerima laporan dari warga dan aparatur wilayah.

“Kami menerima laporan adanya rumah warga di Gisikdrono yang terdampak angin kencang disertai hujan deras. Malam itu juga jajaran kecamatan, kelurahan, BPBD, serta dinas terkait langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara, kerusakan meliputi atap rumah terlepas, kerusakan struktur ringan hingga sedang, serta perlunya perbaikan pada bagian bangunan yang terdampak langsung. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Langkah cepat yang telah diambil Pemkot Semarang antara lain pendataan kerusakan, penyaluran bantuan logistik darurat, serta distribusi terpal untuk melindungi bagian rumah yang rusak dari hujan susulan.

“Kami pastikan warga yang terdampak akan mendapat bantuan sesuai ketentuan. Pemerintah harus hadir ketika masyarakat mengalami musibah,” tegas Agustina.

Dirinya juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diminta memastikan kondisi atap rumah aman, memangkas dahan pohon rawan tumbang, serta segera melapor ke perangkat wilayah jika menemukan potensi bahaya.

“Kita tidak bisa menghindari cuaca ekstrem, tetapi kita bisa meminimalkan dampaknya. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci,” pungkasnya.

Dengan respons cepat di lapangan, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen memastikan keselamatan warga sekaligus memperkuat ketahanan kota terhadap risiko bencana hidrometeorologi.

Berita Lainnya

WFH Sehari Kembali Diwacanakan, Pemerintah Klaim Sudah Siap Jalankan

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) tinggal menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut mayoritas kementerian dan lembaga telah menyatakan persetujuan terhadap skema...

Potongan Tarif Tol Kembali Hadir, Berlaku 26–27 Maret di Sejumlah Ruas

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026. Potongan tarif yang diberikan cukup signifikan, rata-rata sekitar 30 persen, bahkan pada beberapa ruas mencapai lebih tinggi. Kebijakan ini diterapkan selama empat hari pada sejumlah ruas tol...

Usai Torehkan Sejarah di Brasil, Veda Ega Siap Lanjutkan Tren Positif

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri ketiga Moto3 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat. Meski akan tampil di lintasan baru, ia tetap percaya diri mampu bersaing di papan atas. Balapan Moto3 Amerika...