Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaRegionalPosko Mudik Mangkang...

Posko Mudik Mangkang Siap Layani Pemudik, Wali Kota Semarang Soroti Peran Relawan

SEMARANG – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng, menghadiri peresmian Posko Mudik Lebaran yang didirikan oleh GP Ansor dan Banser Kota Semarang di kawasan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Senin (16/3) malam. Posko ini digelar melalui kolaborasi GP Ansor, Banser, serta Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Semarang untuk memberikan layanan bagi para pemudik yang melintas di jalur Pantura wilayah barat Kota Semarang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran GP Ansor dan Banser dari tingkat wilayah hingga kota, para relawan, tokoh masyarakat, serta Ketua DPD KNPI Kota Semarang Yohana Citra Mahardhika bersama jajaran pengurus KNPI.

Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan apresiasi atas inisiatif para relawan yang menghadirkan layanan bagi pemudik selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Posko mudik menjadi salah satu tempat yang dicari oleh para pemudik. Fasilitas sederhana seperti tempat beristirahat, minuman hangat, atau sekadar tempat singgah sangat berarti bagi mereka yang menempuh perjalanan jauh,” kata Agustina.

Posko mudik yang mulai beroperasi pada 16 hingga 21 Maret 2026 ini menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, di antaranya tempat transit, tenda istirahat, area parkir, serta layanan informasi perjalanan. Para relawan Ansor dan Banser akan berjaga secara bergiliran selama masa operasional posko.

Keterlibatan pemuda juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan posko ini. KNPI Kota Semarang dijadwalkan turut membantu operasional posko melalui keterlibatan pengurus dan relawan pemuda yang bergiliran bertugas bersama Ansor dan Banser.

Agustina menilai kolaborasi lintas organisasi tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong masyarakat Kota Semarang dalam memberikan pelayanan kepada para pemudik.

Menurutnya, arus mudik tahun ini diperkirakan kembali meningkat. Kota Semarang sebagai simpul jalur Pantura sekaligus gerbang Tol Trans Jawa menjadikan wilayah ini dilintasi jutaan kendaraan setiap musim mudik.

“Banyak pemudik yang singgah di Kota Semarang, baik untuk beristirahat maupun sekadar mencari informasi perjalanan. Karena itu posko mudik seperti ini memiliki peran penting untuk membantu mereka,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Semarang terus memastikan kesiapan berbagai aspek menjelang Lebaran, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, layanan transportasi, hingga fasilitas pendukung bagi pemudik.

Namun Agustina menegaskan bahwa keberhasilan menghadapi arus mudik tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. “Peran masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan relawan sangat penting. Kehadiran Ansor, Banser, dan teman-teman KNPI dalam posko mudik ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih sangat kuat di Kota Semarang,” katanya.

Selain menjadi tempat singgah bagi pemudik, posko ini juga diharapkan menjadi ruang pelayanan kemanusiaan yang menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Agustina berharap keberadaan posko mudik yang dikelola bersama oleh Ansor, Banser, dan KNPI dapat memberikan pengalaman positif bagi para pemudik yang melintas di Kota Semarang.

“Ketika para pemudik melihat ada relawan yang menyambut dengan ramah dan membantu perjalanan mereka, maka mereka akan merasakan keramahan Kota Semarang. Hal-hal sederhana seperti inilah yang membuat kota ini selalu dirindukan untuk dikunjungi kembali,” tuturnya.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...