Rabu, Januari 28, 2026

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU...

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai...

Agustina Resmikan Pasar Ikan...

SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Pasar Ikan Rejomulyo di Kecamatan...

Dukung Mobilitas Warga, Jembatan...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah...

Pendapatan dan Belanja Daerah...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang...
BerandaRegionalDua Menteri Puji...

Dua Menteri Puji Layanan Publik Semarang: Cepat, Ramah, dan Bebas Pungli

SEMARANG — Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang menjadi perhatian nasional usai mendapat apresiasi langsung dari dua pejabat tinggi negara. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung aktivitas pelayanan publik di MPP pada Rabu (5/11).

Kunjungan tersebut disambut oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan sejumlah kepala OPD. Kedua menteri memuji sistem pelayanan yang dinilai cepat, ramah, serta bebas pungutan liar.

“Bagus sekali ya, tidak ada pungli, cepat, dan ramah. Kalau bisa lebih cepat lagi, bahkan melampaui Surabaya,” ujar Maruarar Sirait, usai meninjau loket pelayanan.

Selain kecepatan, ia juga menyoroti kebijakan Pemkot Semarang yang menggratiskan BPHTB dan PBG untuk masyarakat berpenghasilan rendah. “Ini kebijakan yang sangat pro rakyat, sesuai arahan Presiden untuk menghadirkan manfaat nyata,” ujarnya.

Maruarar berharap MPP Semarang dapat menjadi model pelayanan publik kota lain di Indonesia, khususnya dalam efisiensi dan transparansi. “Proses satu hari itu bagus, tapi kalau bisa dipercepat agar rakyat tidak bolak-balik,” tambahnya.

Sementara itu, Tito Karnavian menyoroti aspek kenyamanan. Ia meminta agar MPP lebih “homy”, sehingga masyarakat merasa tenang saat mengurus dokumen. “Orang datang harus disambut dengan ramah, bukan seperti masuk kantor pemerintahan yang kaku,” tegasnya.

Tito juga menilai MPP Semarang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah, dan mendukung rencana relokasi ke Gedung Juang agar layanan makin representatif.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi dua menteri tersebut. “Kami bangga sekaligus tertantang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Ia memastikan tahun depan MPP akan pindah ke Gedung Juang dengan tata ruang yang lebih nyaman. “Konsepnya akan lebih bersih, terang, dan ramah seperti di bank. Warga akan merasa benar-benar dilayani,” ujarnya.

Agustina menegaskan, pesan kedua menteri akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan publik bebas pungli dan berstandar nasional.

Berita Lainnya

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU Targetkan Perbaikan Jalan Tuntas Bertahap

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai melakukan penambalan jalan berlubang yang ada di beberapa ruas jalan di ibu kota Jawa Tengah ini. Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan penambalan jalan berlubang ini menjadi...

Agustina Resmikan Pasar Ikan Rejomulyo, Perdagangan Ikan dan Program Gizi Didorong Bersamaan

SEMARANG - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Pasar Ikan Rejomulyo di Kecamatan Semarang Timur, Minggu (25/1). Peresmian ini menandai mulai beroperasinya pasar ikan yang dibangun berdasarkan aspirasi pedagang dan dikawal prosesnya selama tiga tahun, mulai dari perencanaan hingga...

Dukung Mobilitas Warga, Jembatan Persen Gunungpati Kini Bisa Dilintasi Kendaraan Pribadi

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Persen di Jalan Jembatan Kali Kidang, Gunungpati. Proyek senilai Rp4,61 miliar ini mengubah jembatan yang awalnya hanya berkonstruksi kayu menjadi jembatan baja yang...