Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaRegionalDua Menteri Puji...

Dua Menteri Puji Layanan Publik Semarang: Cepat, Ramah, dan Bebas Pungli

SEMARANG — Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Semarang menjadi perhatian nasional usai mendapat apresiasi langsung dari dua pejabat tinggi negara. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan serta Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau langsung aktivitas pelayanan publik di MPP pada Rabu (5/11).

Kunjungan tersebut disambut oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan sejumlah kepala OPD. Kedua menteri memuji sistem pelayanan yang dinilai cepat, ramah, serta bebas pungutan liar.

“Bagus sekali ya, tidak ada pungli, cepat, dan ramah. Kalau bisa lebih cepat lagi, bahkan melampaui Surabaya,” ujar Maruarar Sirait, usai meninjau loket pelayanan.

Selain kecepatan, ia juga menyoroti kebijakan Pemkot Semarang yang menggratiskan BPHTB dan PBG untuk masyarakat berpenghasilan rendah. “Ini kebijakan yang sangat pro rakyat, sesuai arahan Presiden untuk menghadirkan manfaat nyata,” ujarnya.

Maruarar berharap MPP Semarang dapat menjadi model pelayanan publik kota lain di Indonesia, khususnya dalam efisiensi dan transparansi. “Proses satu hari itu bagus, tapi kalau bisa dipercepat agar rakyat tidak bolak-balik,” tambahnya.

Sementara itu, Tito Karnavian menyoroti aspek kenyamanan. Ia meminta agar MPP lebih “homy”, sehingga masyarakat merasa tenang saat mengurus dokumen. “Orang datang harus disambut dengan ramah, bukan seperti masuk kantor pemerintahan yang kaku,” tegasnya.

Tito juga menilai MPP Semarang sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Tengah, dan mendukung rencana relokasi ke Gedung Juang agar layanan makin representatif.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi dua menteri tersebut. “Kami bangga sekaligus tertantang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik,” katanya.

Ia memastikan tahun depan MPP akan pindah ke Gedung Juang dengan tata ruang yang lebih nyaman. “Konsepnya akan lebih bersih, terang, dan ramah seperti di bank. Warga akan merasa benar-benar dilayani,” ujarnya.

Agustina menegaskan, pesan kedua menteri akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pelayanan publik bebas pungli dan berstandar nasional.

Berita Lainnya

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

SEMARANG – Kota Semarang dinilai telah mencapai level kematangan sosial ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek...

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur hingga 6 Kilometer

SEMARANG — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (14/2) pagi. Letusan tersebut memicu awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai enam kilometer dari puncak kawah. Petugas Pos Pengamatan Gunung...

Dugderan 2026 Ditargetkan Jadi Magnet Wisata Budaya Nasional dan Internasional

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2) mendatang. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena berdekatan...