Kamis, Maret 26, 2026

WFH Sehari Kembali Diwacanakan,...

Jakarta — Rencana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan untuk...

Potongan Tarif Tol Kembali...

Jakarta — Diskon tarif tol kembali diberlakukan pada periode arus balik Lebaran 2026....

Usai Torehkan Sejarah di...

Jakarta — Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan optimisme tinggi jelang seri...

Agustina Pastikan Kesiapan Posko...

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Forkopimda Rabu (18/3) melakukan...
BerandaBudayaDishub Kota Semarang...

Dishub Kota Semarang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Sukseskan Festival Wayang Semesta di Simpang Lima

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memastikan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan Festival Wayang Semesta yang akan digelar pada Jumat dan Sabtu (7–8/11) di Lapangan Pancasila, Simpang Lima. Berbagai langkah teknis, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan penyediaan kantong parkir, telah disiapkan agar kegiatan budaya berskala nasional ini berlangsung tertib.

Sekretaris Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan menyesuaikan kondisi di lapangan. “Untuk kegiatan di Simpang Lima yang wayang itu, pengalihan arusnya situasional. Protapnya akan kami laksanakan bersama Satlantas, menyesuaikan kondisi traffic di lokasi,” ujarnya, Rabu (6/11).

Dishub telah menyiapkan sejumlah kantong parkir tambahan di sekitar kawasan Simpang Lima. Area parkir VIP ditempatkan di lingkar dalam sisi barat, sementara tamu undangan dan masyarakat umum dapat memarkir kendaraan di eks E-Plaza, SMK Negeri 7, atau Masjid Baiturrahman. “Kita juga siapkan mobil golf untuk memudahkan mobilitas tamu. Kalau masih kurang, parkir alternatif tersedia di sekitar mal dan Jalan Pahlawan,” jelas Danang.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar datang lebih awal guna menghindari kemacetan. “Kami berharap masyarakat mematuhi petunjuk petugas di lapangan agar kegiatan ini berjalan lancar dan tetap kondusif,” imbuhnya.

Festival Wayang Semesta menjadi salah satu kegiatan budaya terbesar di Kota Semarang tahun ini. Ribuan pengunjung diperkirakan hadir selama dua hari penyelenggaraan.

Di luar aspek teknis, Dishub menegaskan kesiapan tim pengendali lalu lintas dan pengatur arus jalan yang akan berjaga penuh mulai sore hari hingga acara selesai. “Kami libatkan 120 personel gabungan Dishub, Satlantas, dan relawan untuk pengaturan lapangan,” terang Danang.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengapresiasi sinergi antarinstansi dalam mendukung suksesnya acara. “Kami ingin semua pihak bekerja bersama agar masyarakat bisa menikmati festival tanpa hambatan,” ujarnya.

Agustina dijadwalkan ikut tampil dalam pementasan wayang pada hari kedua festival. Ia menilai partisipasinya sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menghidupkan budaya. “Wayang itu bukan hanya tontonan, tapi tuntunan. Kita belajar tentang kepemimpinan dan harmoni dari sana,” katanya.

Festival Wayang Semesta sendiri mengusung tema “Semarang Semakin Hebat, Wayang Semakin Mendunia”. Acara ini menghadirkan perpaduan seni klasik dan kontemporer, mulai dari Wayang Orang Ngesti Pandawa, Wayang Sriwedari, hingga Teater Lingkar Semarang.

Selain itu, penampilan komedian Cak Lontong dan Nunung akan menambah daya tarik festival yang digelar gratis untuk masyarakat.

Pemkot juga menyediakan puluhan stan UMKM yang menjajakan kuliner, fesyen, dan kriya lokal untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. “Kegiatan ini bukan hanya soal budaya, tapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga,” tambah Agustina.

Ia menegaskan, kunci keberhasilan acara budaya besar seperti ini terletak pada sinergi dan kedisiplinan. “Kita ingin menunjukkan bahwa Semarang siap menjadi kota yang maju tanpa meninggalkan budayanya,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

SEMARANG – Kota Semarang dinilai telah mencapai level kematangan sosial ketika keberagaman menjadi nadi kehidupan yang memastikan seluruh warga dapat tumbuh dan sejahtera bersama. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat menghadiri Gelar Tuk Panjang Pasar Imlek...

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Meluncur hingga 6 Kilometer

SEMARANG — Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu (14/2) pagi. Letusan tersebut memicu awan panas guguran dengan jarak luncur mencapai enam kilometer dari puncak kawah. Petugas Pos Pengamatan Gunung...

Dugderan 2026 Ditargetkan Jadi Magnet Wisata Budaya Nasional dan Internasional

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2) mendatang. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena berdekatan...