SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang memastikan tradisi tahunan Dugderan 2026 akan hadir dengan skala yang lebih megah pada Senin (16/2) mendatang. Mengusung tema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” karnaval tahun ini menjadi sangat istimewa karena berdekatan dengan perayaan Imlek, yang mempertegas jati diri Semarang sebagai kota paling toleran melalui rute panjang melintasi ikon-ikon religi lintas budaya.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa Dugderan bukan seremonial rutin menjelang Ramadan semata. Baginya, ini adalah panggung inklusivitas bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang, bersatu dalam kegembiraan menyambut...
SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menghadiri sesi diskusi dan pelatihan bertema “Olah Sampah Organik Jadi Berkah” yang diselenggarakan oleh Rotary Club of...
SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mendapatkan apresiasi atas konsistensi pelaksanaan keamanan dan ketertiban masyarakat melalui Sistem keamanan lingkungan atau Siskamling dan pos...
SEMARANG – Festival Kota Lama (FKL) 2025 tidak hanya menyuguhkan seni dan budaya, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif. Ajang tahunan ini berlangsung...
SEMARANG - Festival Kota Lama (FKL) kota Semarang kembali digelar pada 6–14 September 2025 dengan beragam event yang lebih menarik. Mengusung tema “Color of...
SEMARANG – Warga RW 4 Kelurahan Krapyak, Kota Semarang, merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara yang unik, yakni melalui prosesi budaya bertajuk...
SEMARANG – Dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melalui program bantuan operasional RT sebesar Rp25 juta per tahun membawa dampak nyata bagi warga RT 02...
JEPARA - Perhelatan Jepara Art Carnival 2025 yang digelar dalam rangka merayakan Hari Jadi Ke-80 Provinsi Jawa Tengah, memukau ribuan pengunjung yang menyaksikan.
Tak hanya...