Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaRegionalPeringatan HUT ke-479,...

Peringatan HUT ke-479, Semarang Utamakan Program Berdampak bagi Warga

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang resmi memulai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-479 Kota Semarang melalui kegiatan Pembukaan HJKS atau Hari Jadi Kota Semarang, yang dipusatkan di Balai Kota Semarang, Selasa (14/4) pagi.

Pembukaan ini dirangkai bersama sejumlah agenda, mulai dari fisheries expo, sarasehan, hingga lomba masak ikan sebagai bagian dari strategi efisiensi dan integrasi program.

Melalui momentum ini, warga Kota Semarang langsung mendapatkan berbagai layanan gratis mulai dari transportasi, kesehatan, hingga akses pendidikan. Program tersebut menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Semarang agar peringatan hari jadi memberi manfaat nyata sejak awal rangkaian kegiatan.

Agustina Wilujeng, Wali Kota Semarang, menyampaikan bahwa pendekatan peringatan tahun ini dirancang berbeda dengan menekankan efisiensi serta penguatan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Tahun ini kita memilih pendekatan yang lebih efisien. Perayaan tidak difokuskan pada kegiatan seremonial besar, tetapi diarahkan menjadi gerakan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Agustina.

Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Semarang diwujudkan dalam bentuk “kado” yang langsung dirasakan masyarakat.
“Intinya, peringatan hari jadi ini kita wujudkan sebagai gerakan bersama. Peduli lingkungan, peduli pendidikan, dan menghadirkan layanan publik yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.

Sejumlah layanan disiapkan untuk menjangkau kebutuhan dasar warga. Di sektor transportasi, Dinas Perhubungan menghadirkan layanan BRT gratis pada jam tertentu, disertai pembagian susu dan roti bagi penumpang pagi hari mulai 1 hingga 5 Mei 2026 di sejumlah titik keberangkatan.

“Warga Kota Semarang yang menggunakan BRT pada pagi hari dari halte Simpang Lima, halte Pemuda, maupun Terminal Cangkiran akan mendapatkan susu dan roti gratis,” ujar Kepala Dinas Perhubungan, Danang Kurniawan.

Di bidang kesehatan, Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan gratis berupa scaling gigi serta skrining kesehatan perempuan yang dilaksanakan pada 13–18 April 2026 di puskesmas dan sejumlah rumah sakit, dengan kuota ribuan layanan pemeriksaan.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kota Semarang juga memperluas akses melalui program 133 sekolah swasta gratis dan program homeschooling bagi anak berkebutuhan khusus yang belum bersekolah.

Penguatan ekonomi lokal turut menjadi bagian penting dalam kick-off ini. Melalui fisheries expo dan festival kuliner, pelaku UMKM dan sektor perikanan diberi ruang untuk menampilkan produk unggulan, sekaligus memperluas akses pasar.

“Kami merupakan UMKM binaan Dinas Perikanan. Produk kami berbasis olahan ikan dan saat ini sudah dipasarkan di berbagai pusat oleh-oleh di Kota Semarang,” ujar Dwi, salah satu pelaku UMKM.

Selain itu, lomba masak ikan dan sarasehan yang digelar dalam rangkaian kegiatan menjadi bagian dari upaya edukasi sekaligus promosi konsumsi produk perikanan lokal kepada masyarakat.

Di sisi lain, di puncak Hari Jadi Kota Semarang 2 Mei mendatang, gerakan peduli lingkungan juga dihadirkan melalui program penukaran botol minuman plastik dengan berbagai insentif, termasuk produk lokal dan bibit tanaman yang dapat ditanam di lingkungan rumah.

Melalui gerakan ini, masyarakat diajak untuk berpartisipasi aktif dalam mengurangi sampah plastik sekaligus memperluas ruang hijau di lingkungan tempat tinggal.

Rangkaian kegiatan ini akan berlanjut hingga puncak peringatan Hari Jadi Kota Semarang pada 2 Mei 2026 yang akan diisi dengan doa bersama dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh berprestasi.

Agustina berharap seluruh rangkaian peringatan dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat Kota Semarang.
“Kesejahteraan itu berarti masyarakat merasa aman, tenteram, dan memiliki kualitas hidup yang semakin baik di Kota Semarang,” tutup Agustina.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...