Sabtu, September 26, 2026

BGN Investigasi Keracunan MBG...

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi...

Tabrak Lari Berujung Maut,...

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026)...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu...

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias...

Karhutla Kepung Sejumlah Wilayah...

Jakarta — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan...
BerandaRegionalPenghargaan JAGA DESA...

Penghargaan JAGA DESA Diharapkan Tingkatkan Kepercayaan Publik pada Kelurahan

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama Kejaksaan Agung Negeri Kota Semarang menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba Jaksa Garda Desa/Kelurahan sebagai bentuk apresiasi terhadap desa/kelurahan yang telah tertib dalam pengelolaan keuangan. Acara ini dihadiri oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang, Sekretaris Daerah Kota Semarang serta beberapa perwakilan instansi dari pihak terkait.

“Bagi Kota Semarang, kelurahan memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik. Kelurahan merupakan ruang di mana pemerintah hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Agustina, di Ruang Lokakrida Balaikota, Rabu (18/2).

Lomba Tertib Pengelolaan Keuangan merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia yang bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri yang menjadi bagian dari Program JAGA DESA sebagai upaya dalam pengawalan pembangunan desa. Melalui program ini, Pemkot Semarang berharap seluruh kelurahan semakin berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap perencanaan dan penggunaan anggaran, hingga meminimalisir kesalahan kecil demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik berkualitas.

“Karena ada lomba, sehingga prosesnya itu didampingi oleh teman-teman dari kejaksaan. Ini saya ucapkan terimakasih kepada pak Kajari yang menginisiasi, agenda program ini dan di tahun depan akan ditambah slotnya menjadi dua kali di tiap semester sehingga terjaga, teman-teman lurah ini kemungkinan untuk melakukan kesalahan itu lebih menjadi kecil.”, ujar Agustina.

Penghargaan lomba dibagi dalam tiga kategori, diantaranya Lomba Entry Data Aplikasi JAGA DESA/Kelurahan, Lomba Tertib Pengelolaan Keuangan Kelurahan, serta Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa/Kelurahan. Ketiga kategori tersebut tidak hanya dinilai dari aspek administratif dan keuangan, melainkan juga dari dorongan pemanfaatan sistem digital serta peran edukasi kepada masyarakat.

“Kita ingin membantu Pemerintah Kota Semarang khususnya untuk kelurahan-kelurahan dalam hal terkait administrasi maupun terkait keuangan. Karena dalam prosesnya, kadang-kadang temen-temen di Kelurahan ini kan kesulitan waktu karena jumlah personil dan SDM, sehingga pihak kejaksaan Kota Semarang membantu personilnya,” kata Andhie Fajar Arianto, Kajari Kota Semarang.

Penilaian dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kabupaten/Kota untuk memilih kandidat terbaik, dilanjutkan tingkat provinsi oleh Kejaksaan Tinggi, hingga tingkat nasional oleh tim pusat Kejaksaan RI untuk menetapkan 3 pemenang nasional. Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh desa/kelurahan di Kota Semarang untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Semarang yang semakin hebat, semakin bermartabat, dan semakin sejahtera.

Berita Lainnya

BGN Investigasi Keracunan MBG Sidoarjo, Distribusi Lewat Empat Jam Jadi Temuan Awal

SIDOARJO – Kasus dugaan keracunan massal setelah mengonsumsi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berdampak pada ratusan santri dan pelajar. Hingga Kamis, 3 September 2026 sore, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat mencapai...

Tabrak Lari Berujung Maut, Perempuan Pengemudi Outlander Jadi Tersangka

Surabaya — Kecelakaan maut terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/8/2026) dini hari. Seorang perempuan berinisial ENR (32) yang mengemudikan Mitsubishi Outlander diduga berkendara dalam pengaruh alkohol hingga terlibat kecelakaan beruntun dan menyebabkan seorang warga meninggal dunia. Peristiwa...

Teguh Istianto: Pemblokiran Ganggu Persiapan, Aksi Warga Pati Tetap Jalan

Jakarta — Pemblokiran rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, menjadi perhatian publik. Rekening Bank Mandiri tersebut diketahui menampung dana pribadi sekaligus donasi masyarakat yang dihimpun untuk mendukung rencana aksi warga Pati di Jakarta. Saat pemblokiran...