SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melihat wacana enam hari sekolah bukan hanya sebagai perubahan ritme belajar, tetapi juga peluang memperkuat aktivitas pembinaan karakter di luar jam pelajaran. Ia menilai bahwa anak-anak membutuhkan kegiatan positif pada sore hari agar perkembangan mereka lebih seimbang.
Terkait wacana yang digulirkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut, Agustina menyatakan bahwa Pemkot Semarang tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Ia menegaskan bahwa setiap bentuk perubahan harus melalui kajian menyeluruh oleh Bappeda.
“Kita tidak menutup diri, tetapi keputusannya harus berbasis kajian,” katanya, Senin (24/11).
Menurutnya, enam hari sekolah tidak...
SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melihat wacana enam hari sekolah bukan hanya sebagai perubahan ritme belajar, tetapi juga peluang memperkuat aktivitas pembinaan...
SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa penataan kualitas guru menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Salah satu langkah strategis itu diwujudkan melalui...
SEMARANG – Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Kota Semarang menjadi momentum untuk menekankan pentingnya transformasi pendidikan di era digital. Acara yang digelar...
SEMARANG — Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) meluncurkan antologi cerpen “Kampungku dan Kota Semarang” di Hall Balai Kota Semarang, Rabu...
SEMARANG — Capaian 97 persen partisipasi anak usia dini di Kota Semarang bukan sekadar angka. Di balik keberhasilan itu, terdapat dedikasi ribuan Bunda PAUD...
SEMARANG – Anak sholeh bukanlah yang selalu juara, tetapi yang selalu jujur, sopan dan mau berbuat baik. Pesan itulah yang disampaikan Wali Kota Semarang,...
SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mendukung program PAUD EMAS (PAUD Berbasis Masyarakat untuk Generasi Indonesia Emas) yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa...
SEMARANG — Kepemimpinan sejati bukan hanya soal kekuasaan, tetapi visi, integritas, dan kemampuan mengelola konflik. Pesan itu disampaikan Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, saat...
SEMARANG — Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyebut pembukaan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 45 di Kota Semarang sebagai tonggak penting dalam perjalanan pendidikan inklusif...