Kamis, Januari 29, 2026

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU...

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai...

Dukung Mobilitas Warga, Jembatan...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah...

Pendapatan dan Belanja Daerah...

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang...

Arif Rahman Terpilih Pimpin...

SEMARANG – Konferensi Cabang (Konfercab) X Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Semarang...
BerandaEkonomiAgustina Resmikan Pasar...

Agustina Resmikan Pasar Ikan Rejomulyo, Perdagangan Ikan dan Program Gizi Didorong Bersamaan

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meresmikan Pasar Ikan Rejomulyo di Kecamatan Semarang Timur, Minggu (25/1). Peresmian ini menandai mulai beroperasinya pasar ikan yang dibangun berdasarkan aspirasi pedagang dan dikawal prosesnya selama tiga tahun, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan.

Agustina menyampaikan kegembiraannya melihat kondisi pasar dan antusiasme para pedagang. “Karena ini perjuangan selama 3 tahun ya. Perjuangan selama 3 tahun para pedagang itu untuk meminta pasar yang benar-benar mereka butuhkan. Sehingga proses dari desain sampai bangunnya ditungguin benar,” ungkap Agustina.

Menurutnya, pengalaman sebelumnya menjadi pelajaran penting agar pembangunan pasar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pedagang. Hal tersebut membuat proses perencanaan dilakukan lebih matang dan melibatkan pedagang secara aktif.

“Nah ini proses 3 tahun dari mulai DED, proses pembangunannya tahun 2025 tuh. Senang mereka sekarang. Dilakukan sendiri, direncanakan sendiri” Imbuhnya.

Agustina optimistis Pasar Ikan Rejomulyo akan kembali menggerakkan roda perdagangan ikan di Kota Semarang. Ia menyebut kawasan ini sejak lama dikenal sebagai pusat perdagangan ikan, namun sempat mengalami penurunan aktivitas.

Pihaknya juga mengaitkan keberadaan pasar ini dengan program peningkatan gizi dan penanganan stunting. Dengan tersedianya pusat grosir ikan yang dekat dan berkualitas, ia optimistis harga ikan di Kota Semarang akan lebih terjangkau dan mutunya terjaga.

Di hadapan para pedagang, Wali Kota berpesan agar para pedagang menjaga kebersihan dan merawat pasar agar semakin nyaman dan menarik pembeli. Ia bahkan menyatakan keinginannya untuk kembali berbelanja dan memborong ikan di Pasar ikan Rejomulyo dalam kegiatan Gerakan Gemar Makan Ikan.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindang (PPIBP) Pasar Rejomulyo, Didik Setyo Utomo, menyampaikan apresiasi atas pembangunan pasar tersebut.

“Selaku wakil dari pedagang, saya mengucapkan terima kasih banyak atas dibangunnya Pasar ikan Rejomulyo ini, sehingga kami berjualan akan lebih layak dan semoga lebih ramai dari tahun sebelumnya,” ujar Didik.

Peresmian Pasar Ikan Rejomulyo menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Temu Warga Lokal Semarang Timur yang dilakukan Wali Kota bersama jajaran kepala OPD sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga secara langsung.

Berita Lainnya

Prioritaskan Ruas Mendesak, DPU Targetkan Perbaikan Jalan Tuntas Bertahap

SEMARANG – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai melakukan penambalan jalan berlubang yang ada di beberapa ruas jalan di ibu kota Jawa Tengah ini. Kepala DPU Kota Semarang Suwarto mengatakan penambalan jalan berlubang ini menjadi...

Dukung Mobilitas Warga, Jembatan Persen Gunungpati Kini Bisa Dilintasi Kendaraan Pribadi

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Persen di Jalan Jembatan Kali Kidang, Gunungpati. Proyek senilai Rp4,61 miliar ini mengubah jembatan yang awalnya hanya berkonstruksi kayu menjadi jembatan baja yang...

Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Semarang 2025 Berjalan Seimbang

SEMARANG - Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun anggaran 2025. Realisasi pendapatan daerah mencapai Rp5,81 triliun atau 92,22% dari target anggaran sebesar Rp6,30 triliun, sementara realisasi belanja daerah tercatat Rp5,73 triliun atau 88,69%...